Nilainilai memandu setiap keputusan kita dan, oleh karenanya, juga takdir kita. Mereka yang mengetahui nilainilainya dan hidup menurutnya menjadi pemimpin di masyarakat. Nilainilai itu diteladani oleh individuindividu yang menonjol di setiap negara, mulai dari ruang rapat hingga ruang kelas. Misalnya,
apakah Anda pernah menonton film Stand and Deliver? Film ini menceritakan kisah tentang guru matematika yang sangat independen, Jaime Escalante. Apakah Anda terinspirasi seperti saya, oleh langkahlangkah kepahlawanan yang diambilnya dalam menularkan gairah belajarnya kepada muridmurid nya? Ia berhasil membuat muridmuridnya mengasosiasikan dalam sistem saraf
mereka, pada tingkatan yang terdalam, rasa bangga akan kapasitas mereka untuk menguasai halhal yang diyakini orang lain sebagai tidak mungkin mereka pelajari. Teladannya dalam komitmen menjabarkan kuasa nilainilai bagi muridmuridnya. Darinya, mereka belajar disiplin, keyakinan, penting nya kerja sama tim, fleksibilitas, dan kuasa tekad yang mutlak.
Ia tidaklah berbicara kepada muridmuridnya di desa tentang apa yang
seharusnya mereka lakukan dengan kehidupan mereka; ia memberikan demonstrasi hidup, definisi baru tentang apa yang mungkin. Bukan saja ia berhasil membuat mereka lulus tes penempatan kalkulus dalam jumlah yang dianggap semua orang mustahil, ia juga berhasil membuat mereka mengubah
anggapan mereka tentang siapa mereka dan apa yang mereka sanggup lakukan
seandainya saja mereka secara konsisten berkomitmen untuk menjunjung
standar yang lebih tinggi. Kalau kita menginginkan kepenuhan hidup pada tingkatan yang terdalam, kita bisa mencapainya hanya dengan satu cara, yaitu dengan melakukan apa yang telah dilakukan kedua orang tersebut: dengan memutuskan apa yang paling kita hargai dalam kehidupan ini, apa saja nilainilai kita yang tertinggi,
lalu berkomitmen untuk hidup menurut nilainilai tersebut setiap harinya. Sayangnya, tindakan ini terlalu langka kita jumpai dalam masyarakat. Terlalu
sering, orang tidak mempunyai ide yang jelas tentang apa yang penting bagi mereka. Tentang persoalan apa pun mereka plinplan; bagi mereka dunia ini kelabu; mereka tidak pernah menjunjung apa pun atau siapa pun. Kalau kita tidak jelas tentang apa yang terpenting dalam kehidupan kita—
apa yang benarbenar kita junjung—mana mungkin kita bisa meletakkan lan dasan bagi harga diri, apalagi kapasitas untuk mengambil keputusankeputusan yang efektif? Kalau Anda pernah menemukan diri dalam situasi di mana Anda mengalami kesulitan mengambil keputusan tentang sesuatu, alasannya adalah karena Anda tidak jelas mengenai apa yang paling Anda hargai dalam situasi
tersebut
Nilai nilai kehidupan memandu setiap keputusan
Related posts:
If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment