Home » » MENGIMBANGI HIDUP DAN KERJA.

MENGIMBANGI HIDUP DAN KERJA.

Tanya: Ketika karier saya maju, bekerja 8 atau 10 jam sehari tidak cukup. Saya ingin berolahraga, memasak masakan yang enak, membagi saat berkualitas dengan keluarga dan mungkin memiliki saat untuk diri saya sendiri. Apakah ada cara melakukannya?
Tony Jeary: Temanku, pelatih top bisnis Myra Ketterman, sekali mengatakan pada saya,’Anda dapat memiliki apa saja yang Anda ingin dalam hidup – hanya Anda tidak dapat memiliki semua!’ Kita ditekan setiap hari dari segala sisi untuk melakukan lebih dari waktu yang kita miliki. Ada contoh nyata ketika piring kita terlalu penuh maka sesuatu perlu menunggu. Namun, masalah sesungguhnya terkait dengan kejelasan dan fokus yang buruk.
Ketika kita tak jelas mengenai apa yang ingin kita lakukan, terfokus itu mustahil. Jika Anda tidak fokus, sulit untuk melaksanakannya.
Keberhasilan dan kegagalan ditentukan oleh apa yang sebenarnya Anda lakukan hari ini, bukan oleh apa yang Anda mau kerjakan atau ingin kerjakan esok!
Jadi, jelas dengan apa yang Anda ingini di seluruh kategori yang disebutkan. Tetapkan setiap nilai dan tujuan dengan ukuran yang jelas. Kemudian Anda sanggup berfokus pada masalah dan melaksanakannya.
Susan Fletcher: Mencoba mengerjakan semua akan membuat orang segera menyerah, karena terlalu banyak untuk mereka! Pastikan jelas, apa yang Anda nilai dan di mana Anda ingin menghabiskan energi dan perhatian. Itu bukan masalah mengimbangi waktu Anda. Namun, mengimbangi energi dan perhatian Anda. Buatlah perubahan kecil yang membantu berfokus.
• Berkomitmen tidak menggunakan laptop atau BB di rumah pada hari-hari tertentu. Ini membantu Anda memberikan perhatian penuh pada keluarga.
• Bacalah, namun jangan jawab, e-mail pada permulaan hari. Anda bisa lebih baik mengelola perhatian dan tetap terfokus jika Anda menyisihkan blok waktu tertentu dalam sehari untuk menjawab e-mail. Membaca dan menjawab e-mail pada pagi hari juga ketika Aanda tiba biasanya mengganggu dan keluar dari tugas, yang akan menurunkan produktivitas sepanjang hari tersebut.
• Jadwalkan makan siang atau malam dengan para rekan secara teratur dan jangan ada yang mengganggu. Setiap kali Anda bertemu, koordinasikan jadwal Anda dan tetapkan tanggal untuk pertemuan berikutnya.
• Kurangi pembicaraan tidak produktif saat kerja yang mengambil energi dan perhatian Anda. Tetaplah terfokus pada apa yang perlu diselesaikan sehingga Anda punya rasa pencapaian pada akhir hari.
Coleman Peterson: Pada kecepatan saat ini, Anda tidak perlu khawatir mengenai makanan, keluarga atau berolahraga, karena Anda tentu akan tergelatak kelelahan! Hal praktis, kita semua mengadakan pertukaran, namun dengan kadar seperti apa? Tentunya tidak sampai ke titik keluarga dan kesehatan Anda terganggu.
Titik mulanya adalah menerima kenyataan, Anda tidak dapat melakukan semua dan itu ok (saya maksud benar-benar ok). Kemudian bekerjalah dari belakang ke depan; yaitu, tetapkan waktu pendek untuk melakukan olahraga (menakjubkan apa yang dapat dicapai dalam 30 menit). Ini terjadi jika Anda merasa segera lebih baik. Kemudian, tetapkan satu waktu khusus (atau dua) seminggu ketika Anda berkomitmen pada keluarga atau waktu bersama teman. Hasil dari memiliki kegiatan yang lain akan memberikan tenaga di segala aspek, temasuk kehidupan kantor, dan boleh jadi meningkatkan produktivitas Anda.
Tanya: Saya bekerja di lingkungan yang cepat dengan orang-orang cerdas dan pasti bisa. Ketika saya sampai rumah, sulit bagi saya untuk menurunkan kecepatan saya, bahkan dalam pembicaraan, yang seharusnya biasa dengan anggota keluarga. Kebanyakan hal ini terjadi ketika saya mencoba melakukan banyak hal dalam waktu terbatas yang saya miliki di rumah. Saya jadi tak sabar dengan mereka, dan mereka jadi frustrasi dengan saya atau merasa tersinggung. Mereka pikir saya merendahkan mereka ketika saya memberikan petunjuk. Apa yang mesti dilakukan?
T.J: Pertanyaan Anda sangat menarik dengan cara Anda menanyakannya. Anda kelihatannya mengatakan bahwa Anda bekerja dengan orang yang cerdas dan sanggup, namun tinggal dengan orang yang tak demikian. Orang membentuk pendapat mereka berdasarkan apa yang mereka lihat kita lakukan dan apa yang mereka dengar kita katakan. Dalam kasus anggota keluarga Anda, tidak ada perbedaan. Bagaimana Anda rasakan ketika mengadakan pembicaraan dengan seseorang dan Anda memiliki rasa mereka tidak benar-benar mendengar apa yang Anda katakan? Tebakan saya adalah Anda menjadi frustrasi atau tersinggung.
Lingkungan kerja dan rumah Anda adalah dua tempat yang berbeda. Setiap tempat butuh penerapan kemampuan komunikasi tersendiri. Solusi ditemukan dalam hal keyakinan Anda pada pentingnya nilai masing-masing. Pertanyaan Anda mengimplikasikan bahwa Anda merasa lingkungan kantor lebih penting dari rumah. Saya usulkan Anda menciptakan daftar nilai bagi masing-masing. Buatlan sebuah catatan hal-hal di kantor dan di rumah yang paling penting dan mengapa. Saya pikir Anda akan melihat masing-masing ada harganya dan akan membantu Anda menjadi lebih efektif dalam memberikan relasi di rumah tingkat perhatian yang sama seperti di kantor.
S.F: Sangatlah umum bagi seorang yang berkemampuan tinggi. Sangatlah sulit memperlambat dan mengubah kecepatan Anda. Inilah beberapa ide yang membantu membuat transisi dari kantor ke rumah:
* Pastikan Anda mendapat cukup tidur malam. Bagian dari apa yang membuat Anda tak selaras pada akhir hari mungkin kelelahan. Mendapatkan cukup tidur membantu menjaga ritme pada kecepatan yang stabil.
* Terlalu menstimulasi diri Anda dalam perjalanan pulang membuat transisi menjadi sulit. Biarkan radio mati dan jangan gunakan ponsel Anda. Dengan berdiam, sinyal penting Anda akan menurun, dan Anda dapat berpikir bagaimana menghabiskan waktu bersama keluarga. Dorong keluar pikiran mengenai hari Aanda dan bersiap untuk pembicaraan biasa di rumah.
* Lakukan hal-hal di rumah menngunakan bagian otak yang lain. Bermain rummy cube atau puzzle 1.000 potong bersama keluarga. Berilah diri Anda sendiri sesuatu untuk dikerjakan bersama orang-orang yang menikmati kebersamaan dan perhatian Anda pada malam hari. Keluarlah dari keseharian Anda dan janganlah memperlakukan diri terlalu serius.
C.P: Wah, saya benar bisa mengerti yang ini! Begitu banyak dari kita memiliki tantangan sampai ke titik di mana pasangan kita atau anggota keluarga harus mengingatkan kita,’ Hai, Anda tidak di kantor dan saya bukan pegawai Anda!’
Pikiran saya adalah Anda sudah dalam pemulihan, karena menyadari masalah tersebut. Kemudian, saya usul Anda mendapatkan persetujuan pasangan atau keluarga bahwa 30 menit pertama Anda tiba di rumah adalah transisi. Ini mengizinkan Anda tiba, meletakkan tas, mengganti baju dan menjadi pribadi yang berbasis rumah bukan kantor. Cobalah, Ini kerja untuk saya. 
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Support : edukasi kehidupan | edukasi kehidupan | edukasi kehidupan
Copyright © 2011. edukasi kehidupan - All Rights Reserved
Template Modify by edukasi kehidupan
Proudly powered by Blogger